Post Category | News

Cisco Menghentikan Pengembangan WiMax Base Station

Pada beberapa waktu yang lalu Cisco System raksasa pembuat infrastruktur IP back-end dari Amerika ini terjun ke pasar WiMax secara serius dengan mengakuisisi Navini System yaitu salah satu vendor pengembang WiMax.

Namun, secara mengejutkan Cisco menghentikan pengembangan WiMax dan memilih tetap fokus dalam bisnis utama mereka yaitu Packet Core dan IP Infrastuktur.

Secara global perkembangan WiMax dan implementasinya masih sangat lambat karena terdapat beberapa kendala antara lain lisensi frekwensi serta adanya persaingan yang sangat ketat dengan standart yang dikembangkan oleh GSM yaitu LTE (Long Term Evolution).

Sebagai contoh perkembangan WiMax di Indonesia juga mengalami hal yang serupa seprti diatas. Meskipun pemerintah sudah mengalokasikan frekwensi khusus untuk WiMax namum terdapat kendala ketersediaan perangkat.

Pemerintah mewajibkan perangkat WiMax mempunyai kandungan lokal dimana masih belum siapnya industri dalam negeri untuk memanfaatkan peluang ini. Kelihatannya pemerintah juga masih menunggu proses project Palapa Ring selesai sehingga dapat menjadi tulang punggung WiMax Nasional.

Hal seperti diatas yang juga dilihat Cisco System untuk memutuskan keluar dari bisnis ini dan kembali ke bisnis utama mereka.

Share!!
  • Facebook
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz
  • Google Bookmarks
  • email

Baca juga:

  1. TRG Memberi Kontrak US$14Juta ke Tranzeo Untuk Mengembangkan Perangkat Wimax

This post was written by:

mutahar - who has written 69 posts on Pendapat Net.


Contact the author

Leave a Reply

Pendapat.NET on Facebook

Recommendation