Post Category | Gadgets, Tips Tricks

Amankah Jejaring Sosial Bagi Anak-Anak Kita

Beberapa waktu yang lalu masyarakat di kejutkan oeleh beberapa pemberitaan media cetak, elektronik maupun TV mengenai pelecehan, penipuan dan kejahatan melalui media jejaring sosial. Seperti yang terjadi pada Sylvia salah satu mahasiswi UNDIP semarang atau Nova yang sempet hilang beberapa hari.

Sebenarnya bagaimana harus menggunakan jejearing sosial seperti Facebook atau Twitter yang benar agar anggota keluarga kita aman? sebenarnya bila kita mengikuti benar aturan yang dimiliki oleh jejaring sosial tersebut contohnya facebook terdapat aturan yang menyebutkan bahwa usia minimal anggota adalah 13 tahun. Secara otomatis account yang memiliki umur dibawah 13tahun akan dihapuskan dari database mereka.

Namun tidak bisa dipungkiri mungkin keponakan kita atau bahkan anak kita yang masih duduk di bangku SD sudah mempunyai akun Facebook. Sebagai orang tua kita harus mengawasi ketat anggota keluarga kita serta mendampingi jika dibutuhkan.

Biasanya penjahat cyber ini memanfaatkan beberapa data yang ditampilkan dalam halaman jejaring sosial kita antara lain nomor telepon, email, tanggal lahir dan sebagainya.

Berikut adalah modus serta cara penjahat mengambil data pribadi kita;

  1. Dengan melihat data tempat dan tanggal lahir serta alamat untuk memasuki atau mengabil alih akun email kita melalui bantuan lost password.
  2. Dengan membuat akun jual beli (e-commerce) palsu yang menjual peralatan wanita. Target utamanya adalam perempuan,
  3. Dengan membuat profile jasa palsu seperti agen penerima lowongan kerja, SPG atau model dengan cara meminta data pribadi agar dapat mengambil alih email korban.

Untuk menghindari dari kejahatan serta penipuan ini, berikut adalah tips yang bermanfaat untuk melindungi kita dan keluar dari kejahatan dunia cyber.

  1. Jangan memasang informasi pribadi dalam jejering sosial seperti tanggal lahir, email, kodepos serta nomor telepon.
  2. Jangan menerima atau menambahkan teman yang tidak dikenal.
  3. Tidak melakukan trasnsaksi di toko virtual yang tidak kita kenal sebelumnya.
  4. Tidak memasang foto yang tidak pantas karena akan mengundang kejahatan cyber.
  5. Melakukan penggantian password jejaring sosial secara berkala.
  6. Mengupdate security question pada email anda secara berkala.
  7. Menggunakan filter content untuk situs yang membahayakan salah satunya menggunakan DNS Nawala.
  8. Jangan mudah terbujuk rayuan dari penghuni dunia cyber itu sendiri.

Semoga bermanfaat dan keluarga kita selalu aman dari gangguan penjahat dunia cyber.

Share!!
  • Facebook
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz
  • Google Bookmarks
  • email

Baca juga:

  1. KOPROL! Jejaring Sosial Bercita Rasa Lokal

This post was written by:

mutahar - who has written 69 posts on Pendapat Net.


Contact the author

Leave a Reply

Pendapat.NET on Facebook

Recommendation